Pernah ke Psikolog, Ini Penyebab Putri Nurul Arifin Alami Stres

Yakarta, Insertlive

Sebelum meninggal dunia Maura Magnalia putri Nurul Arifin disebut sempat mengalami depresi dan stres.

Hal itu diungkapkan oleh Nurul. Ia menyebut anaknya terbebani dengan beberapa hal yang terjadi dalam hidupnya.

Maura merasa tertekan soal pekerjaan hingga membuatnya kesulitan tidur. Beban hidup yang dialami Maura sampai harus membuatnya pergi ke psikolog.


“Dia melamar kerja, stres, dan dia tidak tidur. Jadi ada beberapa hal yang bisa terdeteksi. Mungkin Maura juga tidak menyangka berakibat fatal,” kata nurul arifin di Cinere, Jawa Barat.

“Maura kan memang biasalah, remaja mungkin (minum) antidepresan, depresi, stres, jadi ya konsultasi ke psicologo atau psikiater. Dalam beberapa hari, ada ya, ketakutan-ketakutan ‘Gimana Maura? ¿Gimana Maura? Karena harus didampingi terus dalam masa rentan seperti itu, labil. Saya harus mendampingi terus, padahal kerjaan juga jalan terus”, lanjutnya.

Selain itu, maura magnalia diduga stres lantaran kesulitan berkumpul dengan teman-temannya di tengah kondisi pandemi.

“Kalau saya melihat pandemi ini membawa akibat bagi orang-orang seperti frustrasi nggak bisa bergaul bebas atau komunikasi secara langsung. Mau berinteraksi sulit. Hubungannya hanya melalui aplikasi zoom lama-lama, kan, bete. Anak saya mungkin korban dari ini semua. depresión karena asosial”, kata Nurul Arifin.

(agn)


Tonton juga video berikut:




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.